Pengertian, Jenis dan Fungsi Pokok Bangunan

Pengertian Bangunan

Bangunan adalah struktur buatan manusia yang terdiri atas dinding dan atap yang didirikan secara permanen di suatu tempat. Bangunan juga biasa disebut dengan rumah dan gedung, yaitu segala sarana, prasarana atau infrastruktur dalam kebudayaan atau kehidupan manusia dalam membangun peradabannya. Bangunan memiliki beragam bentuk, ukuran, dan fungsi, serta telah mengalami penyesuaian sepanjang sejarah yang disebabkan oleh beberapa faktor, seperti bahan bangunan, kondisi cuaca, harga, kondisi tanah, dan alasan estetika.

Jenis Bangunan

Bangunan teknik sipil terbagi menjadi :
1.    Bangunan teknik sipil kering
      Meliputi : bangunan rumah, gedung-gedung, monumen, pabrik, rumah ibadah dan sebagainya.
2.  Bangunan teknik sipil basah
      Meliputi : bendungan, saluran air, dermaga pelabuhan, turap, jembatan dan sebagainya.
Jenis bangunan juga dibagi menjadi 3 bagian besar oleh Direktorat Jendral yaitu bangunan gedung, bangunan air dan jalan jembatan.

Bangunan Teknik Sipil Kering

•      Bangunan Rumah
              Rumah adalah bangunan yang berfungsi sebagai tempat tinggal atau hunian dan sarana pembinaan keluarga. (UU No. 4 Tahun 1992 Tentang Perumahan dan Permukiman).
(Gambar bangunan rumah)
•      Gedung- gedung
             Bangunan gedung adalah wujud fisik hasil pekerjaan konstruksi yang menyatu dengan tempat kedudukannya, sebagian atau seluruhnya berada di atas dan/atau di dalam tanah dan/atau air, yang berfungsi sebagai tempat manusia melakukan kegiatannya, baik untuk hunian atau tempat tinggal, kegiatan keagamaan, kegiatan usaha, kegiatan sosial, budaya, maupun kegiatan khusus.
(Gambar bangunan gedung hotel)

•      Monumen
               Monumen ialah jenis bangunan yang dibuat untuk memperingati seseorang atau peristiwa yang dianggap penting oleh suatu kelompok sosial sebagai bagian dari peringatan kejadian pada masa lalu. Seringkali monumen berfungsi sebagai suatu upaya untuk memperindah penampilan suatu kota atau lokasi tertentu.
(Gambar monumen nasional atau Monas)
•      Pabrik
            Pabrik adalah suatu bangunan industri besar di mana para pekerja mengolah benda atau mengawasi pemrosesan mesin dari satu produk menjadi produk lain, sehingga mendapatkan nilai tambah.
(Gambar bangunan pabrik)

•      Bangunan Ibadah
            Bangunan ibadah adalah bangunan yang didirikan untuk umat beragama melangsungkan acara keagamaan atau ibadah menurut kepercayaan mereka masing-masing.
(Gambar bangunan ibadah yaitu gereja)

Bangunan Teknik Sipil Basah

•      Bendungan
            Bendungan atau dam adalah konstruksi yang dibangun untuk menahan laju air menjadi waduk, danau, atau tempat rekreasi. Seringkali bendungan juga digunakan untuk mengalirkan air ke sebuah Pembangkit Listrik Tenaga Air. Bendungan juga biasanya dipakai untuk irigasi atau pengairan Kebanyakan dam juga memiliki bagian yang disebut pintu air untuk membuang air yang tidak diinginkan secara bertahap atau berkelanjutan.

(Gambar bendungan air)
•      Saluran Air atau Selokan
                Selokan adalah saluran untuk menyalurkan air pembuangan dan/atau air hujan untuk dibawa ke suatu tempat agar tidak menjadi masalah bagi lingkungan dan kesehatan. Selokan umumnya terdapat di pinggir jalan, didesain untuk mengalirkan kelebihan air hujan dan air permukaan dari jalan raya, tempat parkir, sisi jalan, dan atap.
(Gambar saluran air atau selokan)
•      Dermaga Pelabuhan
            DERMAGA merupakan bangunan yang dirancang khusus pada suatu pelabuhan yang digunakan atau tempat kapal untuk ditambatkan/merapat untuk melakukan kegiatan bongkar muat barang dan penumpang kapal. Bukan Cuma sebagai tempat untuk melakukan tempat bongkar muat barang atau penumpang tetapi dermaga juga digunakan sebagai tempat melakukan pengisian bahan bakar kapal, air bersih, air minum ataupun saluran kotor.
(Gambar dermaga sederhana)
•      Jembatan
            Jembatan adalah suatu struktur konstruksi yang berfungsi untuk menghubungkan dua bagian jalan yang terputus oleh adanya rintangan-rintangan seperti lembah yang dalam, sungai, danau, kali, jalan raya, jalan kereta api, saluran irigasi dan pembuang . Jalan ini yang  melintang yang tidak sebidang dan lain-lain.
(Gambar jembatan jalan raya)

Fungsi Pokok Pembuatan Bangunan

Fungsi pembuatan bangunan yang terpenting ialah agar setiap bangunan kuat, dan tidak mudah rusak, sehat untuk ditempati, di samping biayanya relatifmurah. Untuk mendapatkan bangunan kuat dan murah tidak perlu konstruksinya terlalu berlebihan. Bila demikian tidak sesuai dengan tujuan dan merupakan pemborosan. Konstruksi bangunan harus diperhitungkan secara teliti berdasarkan syarat-syarat bangunan termasuk perhitungan yang menunjang misalnya mekanika teknik. Keawetan suatu bangunan juga tergantung bahan 172 bangunan yang digunakan, pelaksanaan dalam pembuatan, dan
Juga perawatannya. Di samping hal tersebut di atas faktor lain yang berpengaruh dan perlu mendapatkan perhatian adalah air tanah, gempa bumi, angin, dan sebagainya.


Sumber :
  • http://karyatulisilmiah.com/pengertian-definisi-bangunan-tinggi/
  • http://nikifour.co.id/jenis-jenis-bahan-bangunan-yang-banyak-digunakan/
  • http://arafuru.com/sipil/bagian-bagian-konstruksi-bangunan-dari-pondasi-sampai-atap.html
  • http://www.trigonalmedia.com/2015/07/pengertian-pembangunan-fisik.html

Mengenal Kota Rangkasbitung

            Rangkasbitung merupakan kota kecamatan yang sudah ada semenjak zaman penjajahan Belanda, pada masa itu Rangkasbitung menjadi kota satelit yang cukup maju. Rangkasbitung merupakan ibukota dari Kabupaten Lebak, dimana seluruh aktifitas pemerintahan Kabupaten Lebak berada di Rangkasbitung. Kata Rangkasbitung berasal dari kata rangkas dan bitung. rangkas artinya “Patah”, dan “bitung” merupakan nama pohon bambu. Tata letak kota menganut pada sistem kerajaan, di mana alun-alun, masjid dan pendopo menjadi pusat kota. Luas Rangkasbitung sekitar 6.795,61 Ha. Rangkasbitung berbatasan dengan kabupaten Serang, disebelah selatan berbatasan dengan kecamatan Cimarga dan sebelah barat berbatasan dengan kecamatan Maja.
(Gambar Alun-alun Kota Rangkasbitung

            Dari segi keadaan alam, Rangkasbitung dilewati oleh dua sungai besar yaitu sungai Ciujung yang merupakan sungai terbesar di Provinsi Banten dan sungai Ciberang yang dahulu di Kabupaten Bogor. Disekitar Rangkasbitung juga terdapat beberapa gunung, yaitu Gunung Karang dan Gunung Halimun, namun dua gunung ini tidak terdapat diwilayah kecamatan Rangkasbitung. Selain itu, di Rangkasbitung juga masih banyak terdapat hutan-hutan. Salah satu suku asri yang terdapat di Rangkasbitung ialah suku Baduy yang terdapat di daerah Ciboleger.
            Sejarah rangkasbitung ada dalam beberapa literatur internasional, hal ini dikarenakan seorang asisten residen bernama Edward Douwes Dekker yang menulis sebuah buku berjudul Max Havelaar, saat menerbitkan buk max havelaar ia menggunakan nama samaran yaitu 'Multatuli', saat ini nama "Multatuli" dijadikan sebuah nama jalan protokol di Kota Rangkasbitung. Namun, terdapat hal yang perlu di perhatikan di Rangkasbitung, yaitu kemiskinanan. Masih banyak masyarakat Rangkasbitung yang tergolong miskin, salah satu penyebabnya ialah pendidikan yang kurang, terutama didaerah-daerah pelosok Rangkasbitung.
(Gambar salah satu pusat perbelanjaan di Rangkasbitung)
            Saya sebagai salah satu masyarakat asli Rangkasbitung berharap agar segala sesuatu yang sudah baik tetap dipertahankan dan ditingkatkan di kota Rangkasbitung tersebut. “Kota kecil sejuta cerita” itulah julukan Rangkasbitung dimata saya. Semoga Rangkasbitung semakin baik dan selalu damai. Semoga segala permasalahan termasuk pendidikan dan kemiskinan cepat terselesaikan. Salam untuk kotaku, Rangkasbitung sejahtera.
(Gambar stasiun kota Rangkasbitung)
(Gambar jalan Multatuli, jalan protokoler di Rangkasbitung)

Sumber: 
  • http://daphotography.mywapblog.com/wisata-di-kampung-budaya-baduy.xhtml
  • http://daphotography.mywapblog.com/aja.xhtml
  • http://www.stad.com/index.php?city_id=1992143


Tahap Pembangunan Burj Khalifa

KONSEP DESAIN
Desain Burj Khalifa berasal dari pola sistem yang terkandung dalam arsitektur Islam. Menurut insinyur struktur, Bill Baker dari SOM, desain bangunan menggabungkan unsur budaya dan sejarah tertentu ke wilayah tersebut. Sang arsitek, Adrian Smith, mengatakan jejak lobed tiga bangunan diilhami oleh bunga Hymenocallis.
Menara ini terdiri dari tiga unsur yang disusun di sekitar inti pusat. Sebagai menara yang menaik dari dasar gurun datar, kemunduran terjadi pada setiap elemen dalam pola spiral, mengurangi penampang menara saat mencapai ke arah langit. Ada 27 teras di Burj Khalifa. Di bagian atas, inti pusat muncul dan membentuk sebuah puncak menara.
ANALISA BANGUNAN
          Pada ruang-ruang Burj Khalifa di lantai bawah terbagi menjadi tiga zona, yaitu hotel, residental, dan office. Pada 3 zona ini terletak keluar pada bangunan utama yang berbentuk kelopak bunga Hymenocallis. Zona-zona ini pun terpisah satu sama lain. Bagian-bagian pada bangunan berbentuk bunga hymenocallis yang meruncing ke titik puncak ada bagian-bagian terpotong yang melingkari tinggi gedung. Jumlahnya sebanyak 27. Sungai-sungai & danau buatan di sekeliling Burj Khalifa mempertegas konsep desain kelopak bunga Hymenocallis. Karena bunga tersebut hidup di atas air/.
KONSTRUKSI
          Sistem struktur utama Burj Khalifa adalah beton bertulang. Lebih dari 45.000 (58.900 cu yd) dari beton, beratnya lebih dari 110.000 ton (120.000 ST ; 110.000 LT ) digunakan untuk membangun pondasi beton dan baja, yang memiliki 192 tiang, dengan tiang masing-masing berdiameter 1,5 meter x 43 meter panjangnya terkubur lebih dari 50 m (164 kaki) dalam. Konstruksi Burj Khalifa digunakan 330.000  (431.600 cu yd) dari beton dan 55.000 ton baja, dan seluruh konstruksi mengambil 22 juta  jam kerja, kepadatan tinggi , beton permeabilitas rendah digunakan dalam dasar-dasar konstruksi Burj Khalifa. Sebuah sistem proteksi katodik di bawah tanah digunakan untuk meminimalkan efek yang merugikan dari bahan kimia korosif dalam air tanah setempat. Pada bulan Mei 2008 beton dipompa keatas konstruksi ke ketinggian 606 m (1988 ft) sampai lantai 156 sehingga mencetak rekor dunia,. Struktur yang tersisa di atas dibangun dari baja ringan. 132.000 meter persegi dinding tirai façade dari Burj Khalifa terbuat dari aluminium, silikon, dan kaca. Ini terdiri lebih dari 24.000 panel yang dirancang khusus untuk menghemat energi. Kinerja tinggi kaca reflektif mereka sangat mengurangi transmisi panas, yang merupakan fitur penting dalam panas yang ekstrim dari Dubai.
Lebih dari 40 angin tes terowongan dilakukan pada Burj Khalifa untuk memeriksa efek angin akan memiliki di menara dan penghuninya. Ini berkisar dari tes awal untuk memverifikasi iklim angin dari Dubai, untuk model analisis struktur besar dan tes tekanan fasad, analisis iklim mikro dari efek di teras dan di sekitar dasar menara. Bahkan kondisi temporer selama tahap konstruksi diuji dengan crane menara di menara untuk memastikan keselamatan setiap saat. Stack efek atau efek cerobong merupakan fenomena yang efek desain bangunan super-tinggi, dan muncul dari perubahan tekanan dan suhu dengan ketinggian. Studi khusus dilakukan pada Burj Khalifa untuk menentukan besarnya perubahan yang harus ditangani dalam desain bangunan. Burj Khalifa memiliki 58 elevator dan 8 escalator, serta elevator service/elevator kebakaran yang mampu menampung hingga 5.500 kg. Setiap elevator berkecepatan tinggi yaitu 60 km/jam atau 16.7 m/s.
TAHAP PERTAMA
            Pondasi Raksasa Menara ini akan berhenti di atas pondasi frame-tebal 3,7 juta segitiga didukung oleh 192 tumpukan baja bulat atau dukungan silinder mengukur diameter 1.5m dan memperluas 50m (164 ft) di bawah tanah. Kekuatan tinggi beton digunakan untuk membantu mencapai stabilitas di struktur ultra-tinggi. Burj Dubai dirancang untuk menahan gempa berukuran sampai dengan enam pada skala Richter. Ini juga akan terus stabil selama angin parah hingga 55m per detik.
TAHAP KEDUA (MATA DILANGIT)
Untuk memastikan stabilitas struktural dari Burj Dubai selama konstruksi, gerakan menara vertikal dan lateral dilacak dengan bantuan sistem penentuan posisi berbasis satelit global. Selama konstruksi, setiap perubahan dalam distribusi beban bangunan erat dimonitor secara real time melalui penggunaan lebih dari 700 sensor tertanam dalam strukturnya.

TAHAP KETIGA (PERSIAPAN)
            Sebagian besar jadwal konstruksi 47-bulan untuk Menara Burj dasarnya adalah pengulangan dari suatu jadwal produksi tiga hari yang melibatkan instalasi bala bantuan baja, menuang beton, dan sebagainya. Di sini, segmen baja telah berkumpul di area pementasan di tanah sebelum diangkat ke daerah memperbaiki di langit saat konstruksi berlangsung.
TAHAP KEEMPAT (MENDAPATKAN BETON)
Pada hari kedua dari siklus konstruksi tiga hari, bentuk yang menciptakan struktur interior di lantai tertentu diatur ke posisi sementara pintu bukaan dan dukungan balok baja terpasang juga. Beton hari berikutnya akan dituangkan ke dalam bentuk – dan kemudian, pada ke lantai berikutnya.Bahkan sebelum lantai tertentu selesai, insinyur konstruksi posisi bentuk dan bahan bangunan di berikutnya dengan jack hidrolik Berkapasitas 2.300 ton.
TAHAP KELIMA (SUPER CRANES)
            Di paling atas selesai lantai di Burj Dubai, tiga crane tower raksasa telah dipasang untuk mengangkat sejumlah besar bahan bangunan dengan cepat di mana mereka dibutuhkan. Empat Pekerja menempatkan beton, atau distributor, telah didirikan di lokasi pembangunan Menara Burj sehingga beton yang dapat dicampur dan cor diangkut dengan cepat dan efisien.
TAHAP KEENAM (POWER POMPA DAN HOIST AWAY)
Beton sampai dengan awak kerja konstruksi di ketinggian belum pernah terjadi sebelumnya. Tantangannya adalah untuk mengirim beton kekuatan tinggi sampai dengan ketinggian 570m tanpa kehilangan daya tahan dasar atau konsistensi. Pekerja keras lainnya adalah hoist titanic, seorang aneh yang mengangkat bahan-bahan berat dan pekerja konstruksi. Sebanyak 14 kerekan sementara kecepatan tinggi terus-menerus perjalanan naik dan turun menara.
TAHAP KETUJUH
Sebuah bangunan ukuran ini (ingat, struktur ini berbobot 500.000 ton) memiliki kecenderungan untuk tenggelam, jika yang sedikit. Jadi setiap lantai dibangun rata-rata 4mm lebih tinggi dari ketinggian lantai yang ditunjuk. Untuk memastikan Burj Dubai adalah yang tertinggi di planet ini, menara ini atasnya dengan struktur spiral yang memanjang dari tanda 700 meter. Untuk mendapatkan itu di sana, blok untuk dasar spiral sebenarnya berkumpul di dalam gedung. Kemudian, pipa puncak menara diangkat oleh jack hidrolik dengan bantuan kabel baja. Burj Dubai dirancang dengan empat tempat penampungan pengungsian setiap 30 lantai dalam keadaan darurat seperti kebakaran atau serangan teroris. Juga, di samping 54 lift kecepatan tinggi, lift darurat terpisah tengah dipasang dengan cepat dan aman mengevakuasi penghuni terletak pada tingkat lebih tinggi. Setelah tahap ini, jadilah Burj Khalifa seperti sekarang ini.
INTERIOR
Desain interior tempat-tempat umum Burj Khalifa juga dilakukan oleh kantor Chicago Skidmore, Owings & Merrill LLP dan dipimpin oleh perancang pemenang penghargaan Nada Andric. Ini fitur kaca, stainless steel dan batu gelap dipoles, bersama-sama dengan lantai perak travertine, dinding semen Venetian, karpet buatan tangan dan lantai batu. Interior terinspirasi oleh budaya lokal sementara tinggal memperhatikan status bangunan sebagai ikon global dan tinggal.
ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN PEMBANGUNAN BURJ KHALIFA

            Dalam pembangunan gedung tertinggi di dunia ini, terdapat faktor lingkungan yang harus diperhatikan. Namun, tim pembuat dan kontraktor yang membuat Burj Khalifa sudah memikirkan dengan baik dampak lingkungan sekitarnya akibat pembuatan gedung tertinggi di dunia tersebut. Pada pembuatan pondasi, sebuah sistem proteksi katodik di bawah tanah digunakan untuk meminimalkan efek yang merugikan dari bahan kimia korosif dalam air tanah setempat. Di sekitar Burj Khalifa juga dibuatkan danau buatan yang akan menumbuhkan kesan alam dan membuat lingkungan sekitarnya lebih sejuk. Sistem pembuangan dari gedung pencakar langit ini juga sudah dipikirkan secara matang dan tidak merusak lingkungan disekitarnya. Masalah yang dihadapi dalam pembangunan gedung Burj Khalifa ini mungkin disebabkan oleh lamanya waktu pembuatan gedung, akibatnya keadaan lingkungan sekitar  menjadi tidak senyaman biasanya.
(Gambar Burj Khalifa, salah satu gedung tertinggi di dunia)

Sumber :
  • http://properti.kompas.com/read/2015/09/19/164634521/10.Fakta.Menarik.Burj.Khalifa.Gedung.Terjangkung.di.Dunia
  • https://aribicara.com/fakta-unik-dan-menarik-tentang-burj-khalifa-gedung-tertinggi-di-dunia/
  • http://global.liputan6.com/read/2379097/ini-bangunan-tertinggi-di-dunia-yang-kalahkan-burj-khalifa


Bandara Internasional dan Nasional

Bandara udara adalah kawasan di daratan dan/atau perairan dengan batas-batas tertentu yang digunakan sebagai tempat pesawat udara mendarat dan lepas landas, naik turun penumpang, bongkar muat barang, dan tempat perpindahan intra dan antarmoda transportasi, yang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan dan keamanan penerbangan, serta fasilitas pokok dan fasilitas penunjang lainnya. (menurut Direktorat Jenderal Perhubungan Udara). Bandar udara atau Bandara biasanya dibedakan menjadi dua, yaitu bandara internasional dan bandara nasional. Masih ada beberapa diantara kita yang belum mengetahui perbedaan dari bandara internasional dan bandara nasional. Berikut adalah tabel perbedaan antara bandara internasional dan bandara nasional.
Bandara Internasional
Bandara Nasional
Memiliki fasilitas bea cukai dan imigrasi
Tidak memiliki fasilitas bea cukai dan imigrasi
Umumnya lebih besar dan memiliki landasan yang panjang
Lebih kecil dan landasan lebih pendek
Menangani penerbangan internasional dan domestik
Hanya menangani penerbangan nasional
Memiliki sistem keamanan yang baik dan ketat
Keamanan tidak seketat badnara internasional
Menangani pesawat besar khusus untuk lintas benua
Menangani pesawat berukuran kecil dan menengah untuk penerbangan jarak pendek


 Itulah perbedaan bandara internasional dan nasional, telihat jelas jika bandara internasional memiliki fasilitas dan luas yang lebih besar daripada bandara nasional. Berikut adalah foto bandara internasional dan nasional yang ada di Indonesia.


(Gambar Bandara Nasional Fatmawati di Bengkulu)

(Gambar Bandara Internasional Soekarno-Hatta)

Sumber :
  • http://pradanasatyajaya.com/index.php/13-news-flash/33-pengertian-bandar-udara
  • http://gurupintar.com/threads/jelaskan-arti-bandara-internasional.908/
  • http://hubud.dephub.go.id/?id/page/detail/44
  • http://www.bhataramedia.com/forum/sebutkan-dan-jelaskan-arti-bandara-internasional/

Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta

Terimal 3 Ultimate Bandara Soekarno – Hatta dmemiliki panjang 1 kilometer dan luas bangunan 422.806 m² dengan tinggi bangunan 50 meter dan juga dikelola oleh PT Angkasa Pura II (Persero). Terminal ini juga dilengkapi dengan ratusan CCTV dengan sistem  Airport Security System (ASS) yang berfungsi layaknya intelijen yang dapat mendeteksi wajah penumpang pesawat atau pengunjung bandara yang masuk daftar pihak berwajib. Terminal ini terdiri dari 5 lantai, lantai pertama atau paling bawah ialah terminal kedatangan, lantai dua sebagai terminal keberangkatan dan lantai lainnya sebagai lounge dan perkantoran. Terminal 3 juga dilengkapi garbarata ganda khusus pelayanan pesawat super jumbo ‎layaknya Airbus 380.\
(Gambar bangunan bandara 3 ultimate Soekarno-Hatta)
            Mengenai moda transportasi yang nantinya menjadi pilihan para penumpang, PT Angkasa Pura II menyiapkan dua moda transportasi, yaitu bus dan kereta monorel. Monorel‎ ini nantinya akan menghubungkan dari Terminal 3 Ultimate ke Stasiun Bandara dan beberapa terminal lainnya. Tak hanya itu, tidak perlu ke luar bandara, bahkan keluar terminal, di dalam terminal ini juga difasilitasi dengan hotel. Hotel ini terletak di sisi kanan dan kiri terminal di bagian depan. Sisi kanan dan kiri terminal juga dilengkapi dengan fasilitas parkir bertingkat.
Terminal 3 ini nantinya didesain dengan konsep art and culture. Terminal itu akan disajikan beberapa ornamen-ornamen yang berasal dari daerah-daerah di Indonesia, salah satunya batik. Di dalam terminal juga terdapat tempat santai yang bisa dijadikan berbagai pameran yang bisa dinikmati para penumpang.

(Gambar denah seluruh Bandara Soekarno-Hatta
            Terminal 3 Ultimate ini juga memiliki Baggage Handling System (BHS) level 5 yang bisa mendeteksi bahan peledak atau bom. Jadi apabila ada barang yang terdeteksi bom, maka akan langsung dimasukkan ke bom blanket untuk ditindaklanjuti oleh pihak berwenang. Lalu terminal besar yang secara fisik dan fasilitas sama dengan Bandara Changi di Singapura ini memiliki Intelligence Building Management System (IBMS). Teknologi ini membuat Terminal 3 menjadi bangunan yang mengusung konsep eco green. Sehingga dapat mengatur pengeluaran air, penggunaan listrik dan sebagainya. Rain Water System yang mampu mengolah air hujan untuk digunakan sebagai air bersih. Recycle Water System yang mampu mengolah air toilet untuk kembali menjadi air toilet untuk menghemat air.

sumber :
- http://www.bbc.com/indonesia/multimedia/2016/08/160809_galeri_soekarnohatta3
- http://news.detik.com/indeksfokus/1779/selamat-datang-di-terminal-3/berita

RANGKUMAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
RANGKUMAN BAB 1

Semangat perjuangan bangsa sudah ditunjukkan sejak kemerdekaan 17 Agustus 1945, perjuangan yang dilandasi oleh iman serta ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan keikhlasan untuk berkorban membuat Indonesia menjadi Negara yang merdekan dan berdaulat. Perjuangan tersebut didasari oleh nilai-nilai dan semangat Bangsa Indonesia untuk mencapai kemenangan yakni kemerdekaan. Tetapi nilai–nilai perjuangan itu kini telah mengalami pasang surut sesuai dengan dinamika kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Ditambah lagi dengan adanya Globalisasi yang ditandai oleh kuatnya pengaruh lembaga– lembaga kemasyarakatan internasional, negara–negara maju yang ikut mengatur percaturan politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan global. Diera globalisasi seperti ini, Bangsa Indonesia perlu membangkitkan semangat perjuangan. Semangat perjuangan bangsa ynag merupakan kekuatan mental spiritual telah melahirkan kekuatan yang luar biasa dalam masa perjuangan fisik. Sedangkan dalam era globalisasi dan masa yang akan datang kita memerlukan perjuangan non fisik sesuai dengan bidang profesi masing–masing.
Generasi penerus melalui pendidikan kewarganegaraan diharapkan akan mampu mengantisipasi hari depan yang senantiasa berubah dan selalu terkait dengan konteks dinamika budaya, bangsa, negara, dan hubungan internasional serta memiliki wawasan kesadaran bernegara untuk bela negara dan memiliki pola pikir, pola sikap dan perilaku sebagai pola tindak yang cinta tanah air berdasarkan Pancasila. Semua itu diperlakukan demi tetap utuh dan tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tujuan utama pendidikan kewarganegaraan adalah untuk menumbuhkan wawasan dan kesadaran bernegara, sikap serta perilaku yang cinta tanah air dan bersendikan kebudayaan bangsa, wawasan nusantara, serta ketahanan nasional dalam diri para mahasiswa calon sarjana/ilmuwan warga negara Republik Indonesia yang sedang mengkaji dan akan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni. Melalui Pendidikan Kewarganegaraan, warga negara Republik Indonesia diharapkan mampu “memahami, menganalisa, dan menjawab masalah–masalah yang dihadapi oleh masyarakat, bangsa dan negaranya secara konsisten dan berkesinambungan dengan cita–cita dan tujuan nasional seperti yang digariskan dalam Pembukaan UUD 1945 “.
Bangsa Indonesia adalah sekelompok manusia yang mempunyai kepentingan yang sama dan menyatakan dirinya sebagai satu bangsa serta berproses di dalam satu wilayah Nusantara/Indonesia. Negara adalah suatu organisasi dari sekelompok atau beberapa kelompok manusia yang sama–sama mendiami satu wilayah tertentu dan mengetahui adanya satu pemerintahan yang mengurus tata tertib serta keselamatan sekelompok atau beberapa kelompok manusia tersebut. Terdapat tiga teori terbentuknya negara, yaitu Teori Hukum Alam (Plato dan Aristoteles), Teori Ketuhanan dan Teori Perjanjian (Thomas Hobbes). Dan dalam prakteknya, terbentuknya negara disebabkan oleh penaklukan, peleburan, pemisahan diri, pendudukan atas negara atau wilayah yang belum ada pemerintahannya. Selain itu, negara memiliki unsur yang terdiri dari konstitutif dan deklaratif dan juga bentuk negara yang terdiri dari negara kesatuan dan negara serikat.
Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara berdaulat yang mendapatkan pengakuan dari dunia internasional dan menjadi anggota PBB. Dan mempunyai kedudukan dan kewajiban yang sama dengan negara–negara lain di dunia, yaitu ikut serta memelihara dan menjaga perdamaian dunia. Proses bangsa yang menegara memberikan gambaran tentang bagimana terbentuknya bangsa dimana sekelompok manusia yang berada didalamnya merasa sebagai bagian dari bangsa. Secara ringkas, proses tersebut ialah perjuangan pergerakan Kemerdekaan Indonesia, proklamasi atau pintu gerbang kemerdekaan dan keadaan bernegara yang nilai–nilai dasarnya ialah merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.
Bangsa Indonesia menerjemahkan secara terperinci perkembangan teori kenegaraan tentang terjadinya Negara Kesatuan Republik Indonesia yaitu perjuangan kemerdekaan, proklamasi, adanya pemerintahan, wilayah dan bangsa, pembangunan Negara Indonesia dan negara Indonesia berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.
            Proses bangsa yang menegara di Indonesia diawali adanya pengakuan yang sama atas kebenaran hakiki kesejarahan. Kebenaran hakiki dan kesejarahan ini ialah kebenaran yang berasal dari Tuhan pencipta alam semesta yakni; Ke-Esa-an Tuhan; Manusia harus beradab; Manusia harus bersatu; Manusia harus memiliki hubungan sosial dengan lainnya serta mempunyai nilai keadilan; Kekuasaan didunia adalah kekuasaan manusia. Dan juga kesejarahan. Sejarah adalah salah satu dasar yang tidak dapat ditinggalkan karena merupakan bukti otentik sehingga kita akan mengetahui dan memahami proses terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai hasil perjuangan bangsa.
            Warga negara sendiri memiliki hak dan kewajiban yang tercantum pada UUD 1945. Hak dan kewajiban tersebut perlu dipenuhi dan dilakukan agar tercipta suasana negara yang harmonis dan adil. Warga negara juga tidak lepas dai tanggung jawab dan peran untuk membentuk negara itu sendiri. Tanpa adanya tanggung jawab dan peran dari warga negara, negara tidak akan pernah berkembang.
            Demokrasi adalah sebuah bentuk kekuasaan (kratein) dari, oleh, dan untuk rakyat (demos). Menurut konsep demokrasi, kekuasaan menyiratkan arti politik dan pemerintahan, sedangkan rakyat beserta warga masyarakat didefinisikan sebagai warga negara. Ada dua bentuk demokrasi dalam pemerintahan negara, antara lain :
a. Pemerintahan Monarki (monarki mutlak, monarki konstitusional, dan monarki parlementer)
b. Pemerintahan Republik : berasal dari bahasa latin, RES yang artinya pemerintahan dan PUBLICA yang berarti rakyat. Dengan demikian dapat diartikan sebagai pemerintahan yang dijalankan oleh dan untuk kepentingan orang banyak.
            Kekuasaan negara Indonesia dibagi menjadi tiga sesuai dengan teori Montesque (teori Trias Politica), yaitu badan legislatif (membuat undang-undang), badan eksekutif (menjalankan undang-undang) dan badan yudikatif (mengadili jalannya undang-undang). Terdapat empat model pemerintahan yaitu  sistem pemerintahan diktator (borjuis dan proletar), sistem pemerintahan parlementer, sistem pemrintahan presidential, sistem pemerintahan campuran.
            Prinsip dasar sistem pemerintahan Indonesia terdapat apda UUD 1945 yaitu Indonesia adalah negara yang berdasar pada hukum, sistem konstitusi, kekuasaan negara tertinggi ada di MPR, Presiden merupakan penyelenggara pemerintahan dibawah majelis, Presiden tidak bertanggungjawab pada DPR, menteri negara bertugas membantu Presiden. Dalam menjalankan tugasnya, Presiden dibantu oleh departemen, lembaga pemerintahan, BUMN. Sedangkan berdasarkan wilayahnya, pemerintahan dibagi menjadi pemerintahan pusat, pemerintahan wilayah dan pemerintahan daerah.
            Demokrasi Indonesia adalah satu sistem pemerintahan berdasarkan  kedaulatan rakyat dalam bentuk musyawarah untuk mufakat dalam menyelesaikan dan memecahkan masalah–masalah kehidupan berbangsa dan bernegara demi terwujudnya suatu kehidupan masyarakat yang adil dan makmur merata secara material dan spiritual. Paham yang dianut dalam sistem kenegaraan Republik Indonesia adalah Negara Kesatuan (United States Republic of Indonesia). Penyelenggara kekuasaan adalah rakyat yang membagi kekuasaan menjadi lima yaitu kekuasaan tertinggi diberikan oleh rakyat kepada MPR (Lembaga Konstitutif), DPR sebagai pembuat undang–undang (Lembaga Legislatif), Presiden sebagai penyelenggara pemerintahan (Lembaga Eksekutif), Mahkamah Agung sebagai lembaga peradilan dan penguji undang–undang (Lembaga Yudikatif), Badan Pemeriksa Keuangan sebagai lembaga yang mengaudit keuangan negara (Lembaga Auditatif).
            Indonesia merupakan negara yang menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia. Pemahaman tentang HAM diatur pada deklarasi  Deklarasi Universal tentang Hak Asasi Manusia yang telah disetujui oleh Resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa  Bangsa Nomor 217 A (III) tanggal 10 Desember 1948 dimana Indonesia ikut menyetujui tentang pemahaman tersebut. Hubungan Pancasila sebagai dasar negara dengan bangsa Indonesia bisa ditunjukan secara tegas bahwa sila-sila yang ada pada Pancasila menjadi falsafah dan cita-cita bangsa Indonesia. Cita-cita tersebut juga menjadi cita-cita negara Indonesia karena Pancasila merupakan landasan idealisme NKRI. Landasan hubungan UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia dapat dijabarkan yaitu Pancasila sebagai ideologi dan cita-cita negara, UUD 1945 sebagai landasan konstitusi dan mewadahi perbedaan pendapat atua infrastruktur politik.
            Situasi NKRI dibagi dalam periode – periode. Periode – periode tersebut antara lain Orde Lama (1945-1965), Orde Baru (1965-1998), dan periode Reformasi (1998-sekarang). Setiap periode memiliki ancaman, namun pada reformasi, Indonesia diharapkan lebih siap menghadapi perkembangan jaman globalisasi, oleh karena itu diperlukan undang–undang yang sesuai maka keluarlah Undang– Undang Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang mengatur kurikulum Pendidikan kewarganegaraan. Maka, Pendidikan Kewarganegaraan sangat diperlukan pada seluruh jenjang pendidikan, termasuk pada jenjang Perguruan Tinggi.

Sumber : http://gatot_sby.staff.gunadarma.ac.id/Downloads